Polisi Tetapkan Satu Tersangka Pornoaksi di Pantai Kartini

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Kriminal - Aparat Kepolisian Jepara menetapkan satu tersangka kasus pornoaksi saat kegiatan ultah klub motor di Pantai Kartini Jepara, Sabtu (14-4-2018). Tersangka yakni H, (41), warga Desa Tahunan Kecamatan Tahunan. Hingga Minggu (15-4-2018) siang, tersangka masih diperiksa di Polres Jepara. 

"Saat ini yang sudah pasti jadi tersangka baru satu orang yakni dari unsur panitia. Akan tetapi, kita akan terus dalami dan pasti akan mengembang. Sebab, acara itu ada di tempat umum dan banyak yang melihat.  Tidak menutup kemungkinan tersangka tidak hanya yang  ini," kata Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta, Minggu (15-4-2018).

Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta memeriksa H, tersangka kasus pornoaksi yang terjadi di Pantai Kartini Jepara, Sabtu (14-4-2018). (Zaki/isknews.com)

Menurut Suharta, sejauh ini pihaknya sudah memintai keterangan kepada belasan orang yang terlibat di acara itu. Dancer atau penari di acara tersebut, kata Suharta, juga akan dikejar. "Semua yang berkepentingan di acara itu akan kita kejar termasuk penarinya juga," jelasnya.

Seperti diketahui, insiden tak senonoh terjadi saat acara kumpul komunitas motor Yamaha N-Max di Pantai Kartini Jepara, Sabtu (14-4-2018) siang. Saat acara berlangsung, ada tarian berbau erotis yang melibatkan tiga penari wanita yang hanya memakai pakaian dalam.

Pasca kejadian itu, reaksi dari masyarsjat  bermunculan. Berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Jepara mengecam terjadinya porno aksi yang terjadi di Pantai Kartini, Sabtu (14-4-2018). Salah satunya disuarakan oleh Yayasan Kartini Indonesia (YKI) dan berbagai elemen lain seperti PMII Jepara. Aksi keprihatinan di gelar oleh puluhan orang dari YKI dan warga masyarakat Jepara di tugu Kartini Jepara, Minggu (15-4-2018). Puluhan peserta aksi ini membawa poster dan spanduk penolakan berbagai bentuk porno aksi di Jepara. Selain itu juga dibacakan geguritan berjudul Ruwat Bumi Kartini yang dibacakan oleh Hadi Priyanto. (ZA) 

No comments

Powered by Blogger.