Mulai Dangkal, Sandaran Perahu di Empurancak Dinormalisasi

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Pendangkalan yang terjadi di muara sungai di Dukuh Empurancak Desa Karanggondang Kecamatan Mlonggo direspon oleh Pemkab Jepara. Pada Kamis (1-3-2018) sore, normalisasi di tempat yang dijadikan  bersandarnya perahu nelayan ini dilakukan. Pengerukan ini diharapkan bisa memperlancar aktifitas kelaur masuknya perahu nelayan.

Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi mengungkapkan, usai musim baratan, kondisi muara sungai menjadi dangkal karena adanya sedimentasi. Sedimentasi yang terjadi selain karena lumpur dan sampah dari hulu sungai, juga lumpur dan pasir yang terbawa ombak dari lautan. Sehingga, kapal dan perahu nelayan kesulitan saat keluar dan masuk muara sungai untuk menyandarkan perahu.

“Sedimen ini tidak hanya dari atas, tetapi juga pasir dan material lainnya yang terkena ombak baratan sehingga masuk dan turut memperparah sedimentasi ini. Mudah-mudahan setelah dinormalisasi ini, aktifitas nelayan tidak lagi terganggu,” ujarnya.


 Andi menambahkan, pendangkalan sebenarnya tidak hanya terjadi di Empurancak, tetapi di beberapa muara sungai lainnya di Jepara. Beberapa diantaranya mulai dari pesisir Kedung Malang di Kecamatan Kedung hingga Ujung Watu di Kecamatan Donorojo. “Nanti akan kita normalisasi secara bertahap. Setelah dari muara sungai di Dukuh Empu Rancak ini, rencananya pengerukan akan dilakukan di muara sungai yang ada di Pantai Bondo Kecamatan Bangsri,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Nelayan Dukuh Empurancak Marwaji menyambut baik normalisasi tersebut. Marwaji berharap, dengan adanya normalisasi ini, aktifitas nelayan tidak terganggu. Menurutnya, saat ini ada sekitar 300 nelayan yang ada di kawasan Empurancak. “Kita menyambut baik normalisasi ini, mudah-mudahan aktifitas nelayan semkain lancar,” katanya.

No comments

Powered by Blogger.