Sejam Dibuka, Operasi Pasar Beras Ludes

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Operasi pasar yang digelar oleh Bulog Jepara bersama dengan Pemkab Jepara di Pasar Pecangaan, Rabu (07-02-2018) habis dalam sekejap. Dalam waktu sekitar satu jam saja, lebih dari 2 ton beras habis diborong oleh masyarakat. Kegiatan operasi pasar ini, dilakukan untuk menekan harga beras di pasaran yang dalam beberapa waktu terakhir, harganya melebihi batas yang ditentukan.

Kepala Gudang Bulog Jepara, Ahmad AF mengungkapkan, operasi pasar telah selesai digelar selam tiga hari di tiga pasar. ketiganya masing-masing Pasar Bangsri pada Senin (05-02-2018), di Pasar Jepara Dua, Selasa (06-02-2018) dan terakhir di Pasar Pecangaan, Rabu (07-02-2018). Total beras jenis medium yang dijual di operasi pasar ini sekitar 5 ton.

“Di Pasar Bangsri dan Pasar Jepara Dua masing-masing sekitar 1,5 ton. Sedangkan di Pecangaan 2 ton beras jenis medium,” ujar Ahmad saat ditemui di Pasar Pecangaan, Rabu (07-02-2018).

Ahmad menambahkan, operasi pasar di tiga titik ini menindaklanjuti permintaan dari Pemkab Jepara, lantaran harga beras relatif tinggi. Selain beras, minyak goreng juga dijual juga di operasi pasar ini, namun jumlahnya tidak terlalu banyak. Ini karena operasi pasar, memang fokus pada penyediaan beras murah kepada masyarakat.


“Fokusnya memang untuk beras. Sebab, berdasarkan data inflasi pemicu terbesarnya yakni harga beras ini. Selain itu, jika komoditas lain masih bisa dicari substitusi atau penggantinya, maka untuk beras ini masyarakat kita tidak bisa menggantinya dengan bahan lain,” jelasnya.

Lebih lanjut ahmad mengungkapkan, beras medium yang dijual ke masyarakat ini, seharga Rp 8400/kg. Harga beras jenis IR 64 ini masih dibawah harga pasaran yang ada di Pasar Pecangaan yakni sebesar Rp 9300/kg.

“Saat ini harga di pasaran sudah jauh menurun dibandingkan dengan beberapa waktu lalu yang sempat menembus Rp 11 ribu/kg untuk beras medium. Alhamdulilah, saat ini berangsur-angsur turun,” ungkapnya.

Saat ditanya mengapa hanya tiga pasar yang mendapat jatah operasi pasar, Ahmad mengaku jika pihaknya melaksanakan ini sesuai dengan permintaan Pemkab Jepara. Selain itu, dirinya juga yakin dalam waktu dekat ini, harga beras akan semakin turun. Hal ini seiring dengan akan segera didistribusikannya sekitar 770.360 kg bansos rastra mulai Senin (12-02-2018) mendatang.

“Kami yakin droping rastra, turut berpengaruh terhadap ketersediaan beras di pasaran yang akhirnya menekan harga untuk turun,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Supiyah mengaku, senang dengan adanya operasi pasar ini. Hanya saja dirinya berharap, beras yang dijual bisa lebih baik kualitasnya. “Kalau bisa kualitas berasnya yang baik, tetapi dengan harga yang lebih murah dari pasaran,” pintanya. (ZA/AM)

No comments

Powered by Blogger.