Sanksi Tegas Menanti ASN yang Tak Netral

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi mengaku akan memberikan sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jepara yang tidak netral di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018.

Lantaran menurutnya, netralitas menjadi hal yang mutlak bagi ASN, sesuai dengan amanat UU ASN yang salah satu azas penyelenggaraan kebijakan dan manajemen ASN, adalah netralitas. Hal ini disampaikan oleh Marzuqi, Senin (05-02-2018).

Menurutnya, ASN harus menjaga netralitas dan tidak boleh terlibat dalam aksi dukung-mendukung calon kepala daerah Pilgub. Edaran soal netralitas ini, juga sudah jelas tertuang dalam Surat Edaran Komisi ASN Nomor B.2900/KASN/11/2017 yang berisi imbauan, agar ASN bersikap netral meski belum ada calon yang ditetapkan dan belum masuk masuk masa kampanye.

“Netralitas ASN, harus benar-benar dijaga dan dilaksanakan, jangan sampai ada warga ASN yang tidak menjunjung tinggi tentang aturan yang telah ditetapkan,” katanya.


Dalam surat edaran tersebut disebutkan, jika ASN dilarang melakukan kegiatan seperti keikutsertaan dalam acara deklarasi salah satu bakal pasangan calon. Bahkan dilarang mengunggah foto peserta pilkada, baik dengan komentar maupun like di media sosial dan lain sebagainya.

Dengan beberapa aturan tersebut, pihaknya menegaskan, kepada seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, bisa memahami dan tidak melakukan tindakan yang dinilai melanggar aturan. “Karena itu akan membuahkan sanksi dan tentunya sanksi itu akan membawa mudarat untuk anggota ASN itu sendiri,” ucap Bupati.

Persoalan netralitas ini, Panwaslu Jepara telah memanggil satu ASN di Jepara, yakni Camat Pecangaan, M Taksin untuk diklarifikasi. Selain ASN, Panwaslu juga memanggil beberapa petinggi di antaranya petinggi Desa Lebak Kecamatan Pakis Aji, Petinggi Desa Gemulung Kecamatan Pecangaan dan Petinggi Desa Sekuro Kecamatan Mlonggo.

Klarifikasi yang dilakukan ini, terkait dengan kehadiran mereka dalam acara Paguyuban Pamong Desa (PPD) se Kabupaten Jepara yang digelar di rumah Petinggi Gemulung Santoso, Minggu (28-01-2018). Acara PPD ini, kebetulan juga dihadiri bakal calon gubernur Sudirman Said dan sejumlah politisi Partai Gerindra. (ZA/AM)

No comments

Powered by Blogger.