Panwaslu Rekomendasikan Lima ASN RSUD Kartini Dikenai Sanksi

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara - Panwaslu Jepara untuk kali kedua melayangkan surat rekomendasi ke Komisi ASN (KASN). Setelah sebelumnya rekomendasi dikirimkan untuk kasus Camat Pecangaan, M Tahsin, rekomendasi sanksi yang kedua ini untuk lima ASN RSUD Kartini yang berfoto dengan Cagub Jateng, Ganjar Pranowo.

Ketua Panwaslu Jepara Arifin mengungkapkan, berdasarkan penyidikan bersama di Sentra Gakkumdu, lima ASN RSUD Kartini ini terbukti melanggar kode etik pada UU No 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Surat rekom akan kami kirimkan hari ini, yakni ke Sekda sebagai atasan dan KASN,” ujarnya, Rabu (28-02-2018).

Pleno Gakkumdu membahas lima ASN RSUD Kartini Jepara. (Zacky/ISKNEWS.COM)

Arifin menambahkan, terkait dengan sanksi yang akan diberikan, semuanya tergantung KASN maupun atasan dari ASN ini. Menurutnya, setelah mengirimkan surat rekomendasi tugas dari Panwaslu usai.

“Putusan mengenai sanksi akan diambil oleh atasan pegawai negeri sipil dan Komisi ASN. Tugas kami hanya sampai di sini,” imbuhnya.

Lebih lanjut Arifin mengungapkan, kelima PNS itu sedianya diduga melanggar pasal pidana dan kode Etik. Namun dalam penyidikan, unsur pidana dianggap tak memenuhi. Lima orang pegawai RSUD yang nekat berfoto dengan calon Gubernur itu adalah, Muh Ali (Plt Dirut RSUD Kartini), Mujoko (Kabag Umum), Tri Iriantiwi, Umrotun dan Ana Pristiwaningsih.

“Kami juga sudah minta pendapat ahli dari Undip, namun unsur pidananya tidak memenuhi unsur,” jelasnya.

Dirinya menyebut, peristiwa tersebut merupakan peringatan bagi PNS lain, agar tak mengulangi kesalahan serupa. Arifin mengatakan, seorang pegawai negeri memang memiliki hak pilih, namun mereka tak diperbolehkan untuk ikut-ikutan dalam kegiatan politik atau menunjukan keberpihakan. (ZA/AM)

No comments

Powered by Blogger.