Siswa Minim, SDN 2 Ngasem Terancam di Merger

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara - Minimnya peserta didik di sejumlah sekolah masih menjadi salah satu problematika bagi dunia pendidikan. Regrouping atau merger menjadi salah satu opsi yang ditempuh agar kegiatan pendidikan di sekolah menjadi efektif.

Selain itu, merger juga akan mengurangi beban anggaran sekolah yang bersangkutan. Salah satu sekolah yang terancam akan dimerger yakni SDN 2 Ngasem, Kecamatan Batealit, Jepara. Hal ini diketahui, saat Komisi C DPRD Jepara malakukan monitoring ke sejumlah sekolah, beberapa waktu lalu.

Dalam monitoring yang dipimpin oleh Ketua Komisi C, Sunarto, didapati fakta jika di SDN 2 Ngasem jumah muridnya sangat minim. Secara keseluruhan, jumlah peserta didik di sekolah itu hanya 31 siswa. Dengan rincian, kelas I sebanyak 10 siswa, kelas II ada enam siswa, kelas III sebanyak tujuh siswa, kelas IV ada tiga siswa, kelas V sebanyak tiga siswa dan kelas IV sebanyak tujuh siswa.


Menurut Sunarto, di tahun pelajaran 2018/2019, sekolahan ini diberi kesempatan untuk melakukan promosi penerimaan peserta didik baru, sehingga diharapkan minimal mendapatkan 20 siswa baru. Jika di tahun pelajaran ini hal itu tidak bisa terpenuhi, maka sekolah tersebut perlu dievaluasi untuk diregruping.

“Jika memang target tersebut tidak terpenuhi, maka akan membuat beban anggaran semakin berat. Hal ini karena dalam satu sekolahan dengan jumlah delapan orang guru, hanya mengajar 31 siswa. Sehingga guru yang ada akan dipindahkan untuk mengajar ke sekolah lain yang masih kekurangan guru,” jelas politisi Nasdem ini.

Sunarto juga mengungkapkan, guru yang telah mengabdi dan mengajar selama 15 tahun lebih, diprioritaskan dan diangkat menjadi PNS karena jasanya, atau dapat diberikan gaji melalui anggaran Pemerintah Kabupaten Jepara sesuai dengan Upah Minimal Kabupaten (UMK).

Sementara itu, dalam monitoring ke sejumlah yayasan pendidikan lainnya terungkap, bahwa bantuan hibah kepada yayasan pendidikan sangat bermanfaat dan membantu meringankan keuangan yayasan. Keberadaan yayasan pendidikan ini, juga memiliki andil besar dalam turut serta mencerdasakan kehidupan bangsa. (ZA/AM)

No comments

Powered by Blogger.