Puncak Musim Hujan di Jepara Hingga Awal Februari

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara - Buletin Prakiraan Hujan yang diterbitkan oleh BMKG stasiun Semarang pada Januari 2018, memperkirakan curah hujan di Kabupaten Jepara lebih dari 500 milimeter atau masuk dalam kategori sangat tinggi.

Hal tersebut akan berlangsung hingga Februari 2018, dan pada Maret 2018 diperkirakan curah hujan di Kabupaten Jepara berkisar antara 301 hingga 400 milimeter atau masuk dalam kategori tinggi.

Berdasarkan informasi itu, Kepala BPBD Kabupaten Jepara pada 5 Januari 2018, telah berkirim surat kepada Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat Se-Kabupaten Jepara perihal antisipasi tanah longsor.


“BPBD juga telah menyiapkan seluruh kekuatan SDM atau relawan, peralatan dan logistik, termasuk telah berkoordinasi dengan OPD unsur pengarah dalam pemenuhan kebutuhan, jika dalam kondisi darurat,” ujar Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jepara, Kusdiyarto, Sabtu (20-01-2018).

Pihaknya mencatat pada tahun 2017 di Kabupaten Jepara telah terjadi 145 kejadian bencana meliputi banjir, longsor, puting beliung, kebakaran, laka sumur, laka laut, tenggelam, dan lain-lain.

“Selama setahun pada tahun 2017 telah terjadi empat kali kejadian banjir, sembilan tanah longsor, sembilan puting beliung, 19 kebakaran, enam laka sumur, 11 laka laut, enam tenggelam, dan 81 kali bencana dan musibah lain-lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Jepara, Sutedjo didampingi Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Kabupaten Jepara, Fathurrahman mengatakan, siap langsung turun ke lokasi bencana membantu masyarakat yang diterjang bencana, baik sebelum dan paska kejadian. (ZA/AM)

No comments

Powered by Blogger.