Puluhan Rumah di Bandengan Diterjang Puting Beliung

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Puluhan rumah yang berada di Desa Bandengan, Kecamatan/Kabupaten Jepara, diterjang angin puting beliung, Senin (22-01-2018) pagi. Terjangan angin tersebut, merusak rumah yang ada di dekat obyek wisata Pantai Bandengan. Berdasarkan catatan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Bandengan, rumah yang mengalami kerusakan mencapai 32 buah.

Anggota BPBD Jepara, M Zainudin mengungkapkan, peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan dan tiba-tiba ada angin dari arah laut (Barat -red) dan menerjang sejumlah rumah yang berada di RT 05/RW 02, RT 07/RW 03, RT 08/RW 03, RT 10/RW 03 serta RT 14/RW 03.

“Informasi dari warga angin datang dari arah laut dan menerjang rumah warga,” ujarnya usai melakukan evakuasi.

Beberapa rumah yang mengalami kerusakan di bagian atapnya yakni rumah milik Karno di RT 08/RW 03, Iwan RT 09/RW 03, rumah Roji di RT 07, rumah Kaseri di RT 05, Wawan RT 05, dan rumah Madisan di RT 10.


“Rumah yang diterjang angin ini mengalami kerusakan di bagian genteng dan atapnya. Selain merusak rumah, angin juga merusak sarana lumbung pangan desa setempat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Zainudin mengungkapkan, BPBD Jepara yang mendapati laporan pada pukul 07.00 WIB menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Sebab, selain merusak bangunan rumah, angin juga merobohkan sebagian pohon yang dan menghalangi jalan.

BPBD juga meminta kepada pihak desa untuk melaporkan kejadian ini ke bupati dan ditembuskan ke BPBD. “Kami membantu warga dan melakukan pembersihan pohon hingga lebih dari jam 09.00 WIB pagi,” jelasnya.

Atas peristiwa tersebut, pihaknya menghimbau kepada warga masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada di musim pemghujan seperti ini. Dirinya berharap warga lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.

Jika terdapat pohon yang berada di dekat rumah dan dirasa cukup membahayakan diminta untuk dipangkas atau ditebang, agar jika ada angin besar tidak roboh. “Yang jelas, masyarakat harus waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana yang mungkin timbul,” tandasnya. (ZA/AM)

No comments

Powered by Blogger.