Pemkab Jepara Kembali Luncurkan Tiga Program Inovatif

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara kembali meluncurkan tiga program inovatif sekaligus. Yakni E-Surat Perintah Membayar Elektronik(SPM), E-Commerce, dan Penyelenggaraan layanan rawat inap kelas III yang dibiayai Pemkab Jepara. Program inovatif tersebut sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Peluncurannya dilaksanakan langsung oleh Bupati Ahmad Marzuqi didamingi jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Jepara.


 Menurut Marzuqi, launching aplikasi dan layanan tersebut sebagai bentuk komitmen dan usaha bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, agar lebih efektif dan efisien. Marzuqi mengungkapkan aplikasi E-SPM  merupakan komitmen daerah untuk terus meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang efektif, efisien, aman, dan akuntabel. Dengan diluncurkannya aplikasi yang berbasis online ini, kedepan segala mekanisme pengajuan pencairan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari OPD ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akan lebih cepat. “Sehingga diharapkan akan memacu percepatan pelaksanaan program pembangunan yang sudah tersusun dan tidak ada yang terlambat pelaksanaannya,” ujarnya.

Bupati juga berharap kepada seluruh OPD untuk dapat merealisasikan program tersebut dengan sebaik-baiknya, dan selalu terus berkomunikasi dengan BPKAD. “Artinya kalau ada hal yang kurang, jangan sampai antar satu dengan yang lain itu menyalahkan, jangan sampai ada muncul sifat emosional. Kalau ada kekurangan kami sangat mengharapkan kekurangan itu disarankan untuk segera diperbaiki sekiranya E-SPM ini benar-benar bisa terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, untuk aplikasi E-Commerce melalui website malljepara.com hasil kerjasama Pemkab dengan BNI 46 Cabang Jepara, merupakan bentuk pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah/Usaha Mikro, Kecil, Menengah (IKM/UMKM) di Kabupaten Jepara di era digital pada sekarang ini.

Lewat pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), hadirnya E-Commerce malljepara.com, Pemkab berharap proses transaksi, promosi, distribusi, kontrol harga, dan produk IKM/UMKM Jepara dapat dilakukan secara realtime. “Saya menyambut baik diluncurkannya aplikasi ini, karena mau tidak mau, suka, tidak suka, sistem ini harus kita kembangkan untuk menghadapi pasar global yang semakin kompetitif,” sebut Bupati.

Pihaknya berharap aplikasi E-Commerce malljepara.com dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh IKM dan UMKM di Kabupaten Jepara. Sehingga dapat meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar global bagi IKM/UMKM yang secara otomatis juga akan meningkatkan produktifitas, kreatifitas, dan inovasi.

Sementara itu, untuk Penyelenggaraan rawat inap kelas III  yang dibiayai Pemkab Jepara, adalah sebagai salah satu langkah agar seluruh penduduk Jepara memperoleh akses mudah atas fasilitas kesehatan bermutu, dengan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK). Dimana seluruh penduduk Jepara, yang belum mempunyai Kartu Indonesia Sehat (KIS), yang diindikasi (masuk dalam 215  diagnosa) dan harus dirawat inap di kelas III, baik Puskesmas dan atau di Rumah Sakit, maka untuk satu kali episode rawat inap akan dibiayai oleh Pemkab Jepara.

Sedangkan untuk episode berikutnya, bagi masyarakat Jepara yang terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) / 40 persen garis kemiskinan, akan diarahkan kedalam program BPJS kategori Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBIDa). Dari yang tidak masuk BDT diarahkan mengikuti program BPJS Mandiri. 

No comments

Powered by Blogger.