Panwaslu Desa di Tiga Desa Masih Kosong

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Pengumuman Panwaslu Desa se Kabupaten Jepara telah dilakukan serentak pada Rabu (10/1/2018) ini. Dari 195 desa/kelurahan yang ada, ada tiga desa yang belum menetapkan Panwaslu Desa. Tiga desa itu yakni Desa Bandungharjo Kecamatan Donorojo, Desa  Bendanpete Kecamatan Nalumsari dan Desa Karangnongko Kecamatan Nalumsari.

Ketua Panwaslu Kabupaten Jepara Arifin mengtakan, belum ditetapkannya Panwaslu Desa ini lantaran pendaftar yang masuk ada yang terindikasi sebagai anggota partai politik dan ada juga yang memang tidak memiliki kemampuan sebagai Panwaslu Desa.

“Untuk calon Panwaslu Desa yang terindikasi sebagai anggota parpol, memang tidak disarankan untuk diterima. Hal ini lantaran kita menginginkan agar jajaran pengawas disemua tingkatan tidak terlibat parpol dan terjaga netralitasnya,” jelasnya.


Lebih lanjut Arifin mengungkapkan, untuk proses pengisian Panwaslu Desa di desa yang masih kosong, katanya, masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Bawaslu Propinsi. Selanjutnya, untuk pelantikan Panwaslu Desa terpilih ini akan dilakukan pada Minggu (14/1/2018) mendatang di masing-masing kecamatan. “Berdasarkan instruksi, pelantikan akan serentak se Jawa Tengah pada hari Minggu,” imbuhnya.

Sebelum pelantikan, Panwaslu Desa yang terpilih ini diharuskan menyerahkan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN). SKBN ini disyaratkan dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. SKBN ini penting agar penyelenggara pemilu bebas dari penyalahgunaan narkotika. “SKBN bisa diperoleh dari instansi yang berwenang, baik dari rumah sakit pemerintah maupun Polres,” tandasnya.

Sementara itu, Komisioner Panwascam Nalumsari Wahyu Khoiruzzaman, M.Si membenarkan adanya dua desa di wilayahnya yang masih kosong Panwaslu Desa nya. Dua desa tersebut yakni Desa Bendanpete dan Karangnongko.  “Di desa Bendanpete ada tiga pendaftar. Dua terindikasi masuk dalam keanggotaan partai politik berdasarkan penelusuran di Sipol, sedangkan yang satu kualitasnya belum sesuai dengan standar yang ada sehingga tidak dipilih. Sementara di Desa Karangnongko terdapat tiga pendaftar, lanjutnya, hanya saja memang belum sesuai dengan yang diharapkan kualitasnya,” katanya, Rabu (10/1/2018).

No comments

Powered by Blogger.