Logistik Penanganan Darurat Bencana Disiapkan

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, terus berupaya meningkatkan sarana peralatan untuk penanggulangan bencana, dengan melengkapi kebutuhan minimal peralatan yang dibutuhkan dalam penanggulangan bencana.

Diantaranya, 15 ribu lembar karung plastik, 230 lembar bronjong kawat, 14 unit tenda keluarga, sembilan unit mesin perahu, dan lain sebagainya. Hal ini disampaikan oleh Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jepara, Kusdiyarto.

Menurutnya, untuk personil pada internal BPBD Jepara memiliki karyawan atau tenaga honorer sebanyak 18 personil yang telah bersertifikasi penanggulangan bencana dari lembaga sertifikasi nasional.

Disamping itu terdapat relawan penanggulangan bencana yang teroganisir di beberapa organisasi relawan atau kemanusiaan, berjumlah lebih dari 550 personil yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Jepara.

Sementara itu, Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi mengimbau, kepada masyarakatnya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi segala resiko bencana yang mungkin terjadi.


“Mari bersama-sama mengenali tanda-tanda alam sekitar, melalui pengamatan atas perubahan-perubahan kondisi lingkungan, dan menjaga kebersihan lingkungan,” imbau Bupati.

Pemerintah Daerah Kabupaten Jepara melalui BPBD kabupaten Jepara sejak tahun 2012 sampai dengan 2017, telah melakukan kegiatan sosialisasi dan penguatan kapasitas bagi warga dan relawan.

Hal itu dikatakan Bupati, merupakan upaya penyadaran dan peningkatan kapasitas masyarakat, dalam penanggulangan bencana. Salah satunya adalah Pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di tiga Desa yakni Tempur, Bungu dan Batukali.

Berdasarkan cacatan BPBD Jepara, selama 2017 di Kabupaten Jepara telah terjadi 145 kejadian bencana meliputi banjir, longsor, puting beliung, kebakaran, laka sumur, laka laut, tenggelam, dan lain-lain.

“Selama setahun pada tahun 2017 telah terjadi, empat kali kejadian banjir, sembilan tanah longsor, sembilan puting beliung, 19 kebakaran, enam laka sumur, 11 laka laut, enam tenggelam dan 81 kali bencana dan musibah lain-lain,” imbuhnya. (ZA/MA)

No comments

Powered by Blogger.