KPU Jepara Kerahkan 1843 PPDP Untuk Coklit Pemilih

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – KPU Kabupaten Jepara menerjunkan sebanyak 1843 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk bertugas melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jateng 2018. Ribuan PPDP itu mulai bekerja serentak mulai 20 Januari – 18 Februari 2018 mendatang.

Komisioner KPU Jepara Anik Sholihatun mengatakan, gerakan KPU mencoklit ini merupakan gerakan serentak secara nasional dengan cara mendatangi ke rumah-rumah. Di Kabupaten Jepara sendiri KPU menerjunkan 1.843 PPDP. “Tahapan coklit data pemilih ini akan berlangsung selama 30 hari, mulai 20 Januari hingga 18 Februari 2018, dan seluruh PPDP wajib mencoklit data penduduk minimal lima rumah,” ujar Anik.


 Lebih lanjut Anik menyebut pada tahapan pemutakhiran data pemilih ini menjadi tahapan yang sangat krusial, sebab akan menentukan berapa data pemilih tetap di Kabupaten Jepara pada Pilgub jateng 2018. “Data pemilih ini akan juga dipakai dalam tahapan selanjutnya,” kata Anik.

Anik menmabahkan, dalam coklit serentak yang dilakukan Sabtu (20-1-2018) ini, PPDP akan mencoklit beberapa tokoh di level masing-masing. Mulai dari tokoh tingkat kabupaten hingga tingkat desa. Untuk tingkat kabupaten lima tokoh yang di coklit yakni Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi, Kepala Disdukcaoil Sri Alim Yuliatun, Ketua PCNU Jepara KH. Hayatun AH dan Ketua PD Muhammadiyah Jepara KH. Fadkhurrozi.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi beserta keluarga di coklit oleh PPDP di Pendopo Kabupaten Jepara di Kelurahan Panggang, Kecamatan Kota, Sabtu pagi. Dalam kesempatan itu, Marzuqi mengajak semua masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilgub 2018 dan pada pemilihan-pemilihan yang lain. Menjadi orang pertama yang di coklit, Bupati berharap dapat menjadi motivasi warga masyarakat Jepara untuk berpartisipasi. “Kalau partisipasi masyarakat itu besar maka kesadaran berdemokrasi di negara kita semakin tambah meningkat dan baik,” imbaunya. (ZA/AM).

No comments

Powered by Blogger.