KPU Isyaratkan Tak Tambah Jumlah Dapil

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara, mengisyaratkan tidak mengubah jumlah Daerah Pemilihan (Dapil) untuk Pemilu legislatif 2019 mendatang. Jumlah dapil untuk pemilu 2019 akan tetap sebagaimana pemilu 2014, yakni lima dapil. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Komioner KPU Jepara, Anik Sholikhatun, Senin (29-01-2018).

Menurut Anik, penataan dapil harus memperhatikan tujuh prinsip penataan diantaranya kesetaraan nilai suara, ketaatan pada sistem pemilu proporsional, proporsionalitas, integralitas wilayah, berada dalam cakupan wilayah yang sama, kohesivitas penduduk dan prinsip kesinambungan.

“Dan di Jepara semuanya tidak ada perubahan, baik jumlah kursi maupun kecamatannya,” ujarnya.

Berdasar pada prinsip kesinambungan, maka Dapil yang sudah terbentuk pada tahun 2014 lalu, dapat dipertahankan komposisinya. Kecuali, dapil tersebut sudah tidak lagi memenuhi prinsip-prinsip penataan dapil, atau terdapat penambahan atau pengurangan jumlah kecamatan, adanya perubahan jumlah penduduk yang mengakibatkan berubahnya alokasi kursi dan atau sebab atau alasan lain dengan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.


Lebih lanjut Anik menjelaskan, pembahasan terkait penataan dapil ini masih terus dilakukan bersamaan dengan proses coklit ini. Pihaknya beberapa waktu lalu sudah menerima beberapa macam usulan penambahan dapil.

“Ada yang mengusulkan penambahan menjadi enam, bahkan delapan dapil dengan alasan diantaranya ingin mendekatkan dengan pemilih,” jelasnya.

KPU Jepara, lanjutnya, beberap waktu lalu sudah mengundang Partai Politik (Parpol), ormas hingga LMS untuk membahas penatana dapil ini. Perihal jumlah Dapil ini, tengah menjadi pembahasan hangat di Jepara.

Itu lantaran, ada sejumlah pihak yang menginginkan pemekaran Dapil, hingga berjumlah delapan. Mengingat, ada 16 kecamatan di Jepara. Dengan hanya dua kecamatan dalam satu dapil, diharapkan anggota dewan yang mewakili dapil, bisa lebih dekat dengan konsituennya. (ZA/AM)

No comments

Powered by Blogger.