Cuaca Buruk, Kapal Tidak Diberi Izin Berlayar

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Cuaca buruk yang melanda perairan Karimunjawa menyebabkan pelayaran dari Karimunjawa terganggu, Kamis (11/1/2018). KMP Siginjai yang sedianya berlayar dari Karimunjawa ke Jepara tidak diizinkan berlayar lantaran gelombang tidak aman untuk melakukan pelayaran. Himbauan untuk tidak berlayar, selain untuk kapal ferry, juga diberlakukan untuk kapal nelayan dan kapal tongkang.

Lantaran KMP Siginjai, Kamis ini tidak berlayar, maka untuk jadwal Jumat (12/1/2018) dari dermaga Kartini Jepara juga akan off. Berdasarkan keterangan dari Stasiun Meteorologi Maritim Semarang, ketinggian gelombang laut di perairan Karimunjawa mencapai 2,2 meter. Sedangkan untuk kecepatan angin maksimal mencapai 23 knot dan cuaca hujan ringan.


Chofit Nasrul Ichrom, warga Karimunjawa yang saat ini berada di Jepara mengaku rencana untuk kembali ke Karimunjawa paad Jumat ini tidak bisa terlaksana. Padahal, katanya, dirinya harus kembali ke Karimunjawa untuk mempersiapkan pelantikan Panwaslu Desa. “Rencananya Jumat ini kembali, namun karena tidak berlayar terpaksa menunggu cuaca membaik dulu,” ujarnya, Kamis (11/1/2018).

Tidak adanya izin berlayar ini, lanjutnya, juga berpengaruh terhadap rencana pembuatan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) empat orang Panwaslu Desa se Kecamatan Karimunjawa. “Pembuatan SKBN akhirnya tertunda karena memang tidak ada kapal yang berlayar. Sebab, untuk pembuatan SKBN ini tidak bisa dilayani di Karimunjawa. Kita berharap cuaca segera membaik,” imbuhnya.

Sementara itu, mulai 12-18 Januari 2018 ini, jadwal penyebrangan KMC Ekspress Bahari ke Karimunjawa mengalami perubahan atau terdapat jadwal sementara. Dalam jadwal sementara itu, dalam seminggau ada tiha hari kapal off berlayar. Yakni hari Selasa, Kamis dan Sabtu. Sisanya, kapal berlayar dari Jepara ke Karimunjawa pada Senin dan Jumat. Sementara pada Rabu dan Minggu, KMC Ekspress Bahari berlayar dari Karimunjawa ke Jepara.

No comments

Powered by Blogger.