Pengurus BAMAG Dan LPPD Jepara Dikukuhkan

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) dan Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Jepara Periode Tahun 2017-2022, resmi dikukuhkan, Kamis (28/12/2017) malam. Pengukuhan pengurus BAMAG dan LPPD Jepara periode 2017-2022 ini, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara. Kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan oleh Bupati Jepara. Kepengurusan BAMAG Jepara dinahkodai oleh Sri Alim Yuliatun yang juga Kepala Disdukcapil Kabupaten Jepara, sementara kepengurusan LPPD Jepara dinahkodai oleh Pdt Suyito Basuki.

Prosesi pengukuhan tersebut dilaksanakan bersamaan dalam satu momentum Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani Se-Kabupaten Jepara Tahun 2017, di Pendapa Kabupaten.


Usai pengukuhan, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia hingga pihak pendukung lain, yang telah bersama-sama mendukung terselenggaranya kegiatan hingga berlangsung aman, lancar dan kondusif. Selain itu, pihaknya atas nama Forkopimda dan Pemerintah Daerah juga mengucapkan selamat Natal kepada umat Kristiani di Kabupaten Jepara. “Atas nama Forkopinda, atas nama Pemerintah Daerah, menyampaikan selamat hari Natal untuk saudara-saudaraku umat kristiani yang tahun 2017 ini bisa merayakan dengan penuh limpahan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Semoga perayaan natal tahun ini membawa kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan bagi segenap umat kristiani yang merayakannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria murah senyum ini mengajak kepada seluruh umat kristiani di Kabupaten Jepara untuk meningkatkan pengabdian dengan sebaik-baiknya, yang menjadi tugas dan kewajibannya menjadi hamba Tuhan Yang Maha Kuasa.  “Dengan itu maka apa yang menjadi harapan panjenengan semua, harapan kita bersama, kita akan senantiasa mendapatkan cinta kasih dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Oleh karenannya kami sangat mengharapkan, itu bisa saudara-saudaraku sekalian, panjenengan semua lakukan, wujudkan dan realisasikan. Terlebih-lebih terkait dengan kebaikan bapak ibu semua membantu kami dalam menjalankan tugas kedinasan,” tutur Ahmad Marzuqi.

Pada kesempatan itu Bupati juga mengungkapkan, harmoni sosial di Kabupaten Jepara selama ini masih tetap terjaga dengan baik. Kondisi itu ungkapnya, berakar dari terciptanya kerukunan hidup beragama di Kabupaten Jepara yang masyarakatnya heterogen. “Sampai dengan saat ini, kami Forkopimda, kami pemerintah bersyukur dengan sungguh-sungguh, dimana jalinan antar warga masyarakat Kabupaten Jepara yang mempunyai beda-beda agama, bahasa, adat, kulit dan yang lain, tapi jalinan kerukunan dan toleransi itu bisa terwujud dengan harmonis dan baik,” katanya.

Pada kesempatan itu, Ahmad Marzuqi juga memaparkan, Kesejukan keberagaman dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Jepara tetap terjaga sampai sekarang. Dirinya mencontohkan, salah satunya, pada Desa Tempur tepatnya di Dukuh Petung terdapat dua rumah ibadah dari penganut agama berbeda yang berdiri kokoh berdampingan hingga saat ini. “Ini bukti bahwa jalinan atau hubungan dengan antar sesama warga masyarakat Jepara walau berbeda agama tapi sangat luar biasa. Itu karena kita semua, karena upaya kita bersama. Oleh karena itu hal yang sudah baik ini kami sangat mengharapkan kepada siapapun warga masyarakat Kabupaten Jepara ini bisa minimal bisa mempertahankan, dan harapan kami bisa ditingkatkan diwaktu-waktu yang akan datang,” ungkap Bupati.

No comments

Powered by Blogger.