Penerimaan Pajak di KPP Pratama Jepara Baru 75 Persen

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara - Hingga pertengahan Desember ini, penerimaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Jepara baru mencapai 75,81 persen. Dengan sisa waktu yang mepet ini, mustahil penerimaan bisa sesuai target 100 persen. KPP Pratama Jepara hingga tutup tahun ini memperkirakan penerimaan pajak hanya bisa sekitar 79 persen. Hal ini disampaikan oleh Kepala KPP Pratama Jepara Endaryono, Kamis (21/12/2017).


Menurut Endaryono, salah satu kendala untuk mencapai target yakni kenaikan target penerimaan pajak dibandingkan tahun lalu. Jika tahun lalu hanya ditarget sekitar Rp.517 milyar, maka 2017 ini target dinaikkan menjadi sekitar Rp.741 milyar. "Sebenarnya jika dibanding periode yang sama tahun lalu, penerimaan pajak tahun ini tumbuh sebesar 8,6 persen. Jika ditambah dengan tax amnesty (TA) tumbuh menjadi 13,6 persen," ujarnya.

Ditambahkan Endaryono, dari sisi kepatuhan wajib pajak, tahun ini juga mengalami kenaikan jika dibanding tahun lalu. Rasio kepatuhan wajib pajak mencapai 95 persen. Angka itu mengalami peningkatan 32 persen jika dibanding dengan tahun 2016.

Penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, didominasi dari lima sektor besar. Yaitu sektor kontruksi, industri pengelohan, kelistrikan, administrasi pemerintahan, dan jasa keuangan. "Dari lima sektor yang mendominasi penerimaan pajak, sektor kontruksi yang mengalami pertumbuhan cukuip signifikan. Yaitu sebesar 75,6 persen. Sementara, sektor industri pengolahan mengalami pertumbuhan sebesar 56,56 persen," imbuhnya.


Sementara itu, sektor administrasi pemerintahan dan kelistrikan masing-masing tumbuh 51 persen dan 18,11 persen. Kalau tanpa tax amnesty, penerimaan PPh Non Migas sebesar Rp.428,4 miliar atau tumbuh 8,7 persen. Sedangkan PPN dan PPnBM sebesar Rp118 miliar atau tumbuh 6,4 persen.

No comments

Powered by Blogger.