30 Ton Beras Disiapkan untuk Nelayan Selama Musim Baratan

LINTASJEPARA.ISKNEWS.COM, Lintas Jepara – Sebanyak 30 ton beras digelontorkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara untuk musim baratan tahun ini. Puluhan ton itu diberikan kepada ribuan nelayan yang terpaksa tidak bisa melaut lantaran gelombang tinggi. Beras yang didistribusikan itu berasal dari beras cadangan pemerintah.
 
Kabid Ketahanan Pangan DKPP Jepara Sujima mengungkapkan, pemberian jatah sebesar itu diberikan sesuai dengan stok yang dipunyai oleh DKPP. Cadangan beras pemerintah sekitar 34 ton lebih, dibagi-bagi antara jatah untuk nelayan dan warga Karimunjawa. Untuk warga Karimunjawa telah diberi bantuan beras sebanyak 8 ton. Menurutnya hal itu sesuai dengan permintaan dari pemerintah kecamatan setempat. “Distribusi akan melalui HNSI Jepara,” ujarnya, Jumat (22/12/2017).


Akan tetapi, Sujima belum mengetahyi persis apakah jumlah beras yang disediakan itu mencukupi untuk semua nelayan yang ada di Jepara. Yang jelas, menurutnya, pihaknya telah memberikan semua stok beras yang ada di gudang DKPP. “Jika memang nanti kurang, maka kita upayakan untuk meminta tambahan lagi melalui bupati,” jelasnya.
 
Sementara itu, Ketua HNSI Jepara Sudiyatno mengungkapkan, 30 ton beras yang digelontorkan oleh DKPP itu belum mencukupi untuk kebutuhan sekitar 1.128 KK nelayan yang ada di Jepara. Menurut perhitungannya, beras yang dibutuhkan untuk jumlah nelayan sebanyak itu yakni sekitar 52 ton.
 
Dirinya membandingkan, untuk tahun 2016 lalu, beras yang diberikan kepada nelayan jauh lebih banyak daripada tahun ini. Tahun lalu, ada bantuan dari pemprov sebesar 10 ton, ditambah dari DKPP Jepara 37 ton dan Dinas Sosial Jepara sebanyak 8 ton. “Sehingga total beras yang tersedia untuk nelayan tahun lalu ada sekitar 55 ton. Akan tetapi, jika tahun ini memang adanya segitu ya mau gimana lagi,” katanya.
 

Dengan jumlah sekitar 30 ton yang berasal dari DKPP, maka lanjutnya, akan ada kekurangan sekitar 15 ton beras untuk nelayan. Hanya saja, Sudiyatno memiliki informasi jika Dinas Sosial akan membeirkan abntuan beras sebanyak 9 ton. Hanya saja, informasinya, bantuan itu baru diberikan pada 2018. “Mudah-mudahan di awal tahun realisasinya,” tandasnya.

No comments

Powered by Blogger.