Inseminasi Buatan Dongkrak Produktifitas Sapi

(Lintas Jepara) - Produktifitas sapi Peranakan Ongole (PO) di Kabupaten Jepara kini terus digenjot. Peningkatan itu dilakukan dengan program inseminasi buatan gratis kepada peternak sapi yang ada. Program ini sudah dijalankan sejak 2015 lalu dan hingga kini cukup efektif meningkatkan produktifitas sapi.

Mundhofir Kasi Produksi Peternakan pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Jepara mengungkapkan, sebelum ada program tersebut, dalam sebulan inseminasi buatan maksimal melaksanakan 600-700 kali. Tetapi, setelah ada program, naik drastis menjadi 2000 kali inseminasi dalam kurun sebulan. "Program inseminasi buatan gratis yang telah dilaksanakan sejak tahun 2015 ini otomatis meningkatkan angka bunting pada sapi betina," ujarnya, Rabu (15/11/2017).


Dhofir menambahkan, adapun tingkat keberhasilan dari kawin suntik rata-rata 2,1 kali. Artinya, dalam dua sampai tiga kali kunjungan suntik, sapi betina berhasil bunting.  Selain itu, harga sapi PO yang dinilai tinggi ikut mendongkrak minat peternak.  "Hampir 60 persen dari populasi sapi yang mencapai 45 ribu didominasi oleh PO. Sementara untuk jenis kambing, jenis Peranakan Etawa (PE) yang banak digemari oleh peternak," jelasnya.

Untuk mengambil benih, lanjutnya, DKPP Jepara selama ini mengambil dari balai benih yang ada di Lembang-Bandung, Singosari-Malang dan Ungaran-Kabupaten Semarang. Saat ini, peternak sapi di Jepara jumlahnya saat ini sekitar 23 ribu orang. Akan tetapi, kebanyakan beternaknya dilakukan sebagai sambilan, karena mereka juga bekerja dibidang yang lain.

Sementara untuk petensk kambing ada sekitar 20 ribu peternak dengan populasi 80 ribu ekor kambing dari berbagai jenis. Namun demikian, saat ini belum banyak peternak kambing yang fokus dalam pengembangan kambing.

No comments

Powered by Blogger.