Dua Residivis Spesialis Curanmor Diamankan

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) - Dua residivis kasus pencurian sepeda motor berhasil diamankan jajaran Polres Jepara. Keduanya yakni Sukari alias Gepeng 40) dan Ilham Robby (24). Gepeng yang merupakan warga Desa Tigajuru Kecamatan Mayong dan Roby wargs Desa Tengguli Kecamatan Bangsri diamankan saat beraksi di Desa Bringin Kecamatan Batealit, Jumat (10/11/2017) lalu. Keduanya adalah residivis kasus pencurian yang baru berkenalan sehabis keluar dari penjara, beberapa bulan lalu.
Polisi terpaksa menembak kaki Gepeng, karena berusaha melarikan diri. Gepeng mengaku selain sebagai pencuri ia mengaku sempat berperan sebagai penadah barang curian. Sementara Robby mengaku baru dua bulan keluar dari penjara. Ia mengaku mendekam di penjara selama delapan bulan karena aksi penxurian.  Adapun setiap kali melakukan aksinya, ia diupah sebesar Rp 800 ribu oleh penadah. "Tugas saya hanya mengambil motor, dan jika berhasil mendapatkan upah," ujarnya, Rabu (15/11/2017).
Kasatreskrim Polres Jepara AKP Suharto mengungkapkan, tersangka yang pertama kali ditangkap adalah Robby. Saat melakukan aksinya Jumat (10/11/2017), ia bersama rekannya Gepeng. Robby saat itu menjadi pengawas lapangan dengan menunggangi  Honda Beat, sedangkan Gepeng yang melaksanakan aksi petik motor. "Saat itu akan menggasak motor Honda Vario milik Sumiati (48) warga Desa Bawu, Kecamatan Batealit, namun aksinya diketahui oleh warga yang meneriaki mereka maling," kata Suharta.
Karena dipergoki warga, Gepeng pun kabur dengan membonceng motor yang dikendarai oleh Robby. Saat kabur, kedua pelaku terlibat aksi kejar-kejaran dengan warga yang geram dengan aksi mereka.  Hingga akhirnya seorang warga sengaja menabrakan motornya, ke motor yang ditunggangi kedua pelaku. "Saat jatuh ini, Roby berhasil diamankan warga, sedangkan Gepeng melarikan diri," jelasnya.

Suharta menambahkan, dari hasil pengembangan, maka tersangka Gepeng berhasil diamankan. Keduanya akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman  maksimal 7 tahun penjara.

No comments

Powered by Blogger.